RBTV

profil pemirsa

Jenis Kelamin
(Sex)
- Female
- Male
55%
45%
Usia 14 - 50 tahun  
Strata
Pendidikan
- Perguruan Tinggi
- Sekolah Menengah
- Sekolah Dasar
25%
65%
10%
Status Sosial
Ekonomi
A (>Rp.1.750.000)
B (>Rp.1.250.000 - 1.750.000)
C (>Rp.   800.000 - 1.250.000)
D (>Rp.   400.000 -    800.000)
E (<Rp.   400.000,-)
10%
20%
40%
25%
5%
Komposisi
Program Siaran
Program Spesial
Informasi
Keagamaan
Entertainment
Olah raga
Pendidikan
Anak-anak
Film
10%
25%
10%
35%
2%
8%
5%
5%
Format
Program Siaran
Live & Interaktif
Rekaman
40%
60%
Materi
Program Siaran
Produksi Lokal
Umum
86%
14%
     
Psikogrofis Yogyakarta sebagai kota pelajar menjadi tujuan masyarakat usia sekolah dari seluruh Indonesia bahkan luar negeri. Hal tersebut berarti mayoritas pemirsa RBTV cukup terdidik sekaligus berlatar belakang etnis yang sangat variatif. Dengan latar belakang tersebut menyebabkan masyarakat Yogya sangat kritis terhadap produk barang dan jasa, tetapi mudah menerima hal-hal yang bersifat mutakhir dari segi teknologi maupun budaya.

Industri pendidikan yang sangat maju dengan ratusan perguruan tinggi negeri dan swasta dan seiring meningkatnya biaya pendidikan di PTN maupun PTS di Yogyakarta berarti daya beli masyarakat Yogya juga mengalami kenaikan. Hal ini ditandai dengan maraknya perdagangan barang dan jasa waralaba lokal maupun asing sebagai ciri kota besar. Yogyakarta sebagai kota budaya jawa juga menjadi tujuan wisata turis mancanegara kedua setelah Bali.

Masyarakat Internasional sebagai bagian dari masyarakat Yogya juga mewarnai pemirsa RBTV. Ciri masyarakat internasional tersebut adalah memerlukan produk-produk yang berstandar internasional untuk kebutuhan dasar, tetapi juga memerlukan hal-hal yang unik sesuai tujuan mereka berwisata untuk memperoleh pengalam yang berbeda dari rutinitas di negara asalnya.